4 Cara Move On Atau Melupakan Sang Mantan

Beberapa dari kita sadar bahwa rasanya sakit hati sebab putus cinta itu tidak mengenakkan. Namun untuk melupakan sosok dan perasaan dari sang mantan (katanya) susah. Apakah benar ya?
Beberapa dari kita sadar bahwa rasanya sakit hati sebab putus cinta itu tidak mengenakkan 4 Cara Move On atau Melupakan Sang Mantan


Coba seandainya anda mengesampingkan perasaan dan lebih mengutamakan logika dalam melaksanakan move on, mungkin saja akan lebih gampang bagi anda untuk melupakan sang mantan. Kenapa aku bilang mudah? Karena ada beberapa tips trik atau cara bagaimana sanggup move on dari sang mantan menurut logika aku pribadi. Berikut caranya:

1. Ingatlah Orang Tua

Orang bau tanah yang baik selalu khawatir atau cemas apabila kita pacaran, apalagi dengan pergaulan jaman kini yang sudah terlihat parah. Free sex, mabuk-mabukan, narkoba, perdagangan wanita, dan hal jelek lainnya menjadi beban pikiran orang bau tanah terhadap belum dewasa mereka yang sedang mencari jati diri dalam bergaul. Mereka khawatir dengan ‘kita’ (anak), tapi kitanya ini yang malah SELALU LUPA dengan mereka. Ego yang kita miliki telah berkembang menjadi nafsu, dan nafsu itulah yang telah menghancurkan ingatan kita terhadap mereka.

Daripada mikirin mantan yang terang-terangan sudah memutuskan kepercayaan kita kepada mereka, lebih baik lupakanlah mereka. Ingatlah akan orang bau tanah yang selalu mensupport atau menyemangati kita didalam kesedihan yang tak terang ini.

Kebahagiaan kita yakni kebahagiaan mereka. Kesedihan kita juga kesedihan mereka. Apa kalian tega melihat orang bau tanah bersedih sebab kesalahan kalian sendiri yang berani mengambil perilaku untuk berpacaran? Tidak kan? Percayalah bahwa orang bau tanah yakni orang yang selalu ada disaat ketika kita membutuhkan.

Apabila orang bau tanah telah tiada, kemudian kepada siapa harus mengingat? Ingatlah kepada orang yang sudah membesarkan kalian hingga kini ini, entah itu kakak, om, atau mereka yang rela membagi waktu, keringat, dan harta didalam kehidupan mereka untuk membesarkan kalian. Balaslah akan jasa-jasa kebaikan dan jangan hingga menciptakan mereka bersedih akhir putus cinta anda itu.

2. Ingatlah Cita-Cita Anda

Setiap orang hidup niscaya mempunyai sebuah impian, entah menjadi: dokter, guru, polisi, tentara, dan impian lainnya. Logikanya, setiap orang niscaya mempunyai otak dan kegunaan otak yakni untuk berpikir mengenai kehidupan yang baik dimasa yang akan datang. Jadi, daripada kita memikirkan mantan lebih baik fokus dengan mimpi-mimpi yang sudah menjadi impian kita selama ini.

Raihlah impian anda itu, sebab siapa tau ada orang yang benar-benar tulus lapang dada menyayangi kita, kemudian mengajak kita untuk menikah dan hidup senang selamanya di dunia maupun akhirat. Amin.

3. Camkan kalimat ini, “Pacar yang baik yakni mereka yang ANTI menyampaikan kata BERPISAH

Gunakan logika kita kembali!

Mana ada sih orang baik yang rela menciptakan orang lain bersedih? Nggak sinkron dong otak sama mulutnya!

Apa sih alasan sang mantan menuntut untuk berpisah? Apa sebab selingkuh? Kalau sebab itu, memang intinya mantan kalianlah yang brengs*ek.

Atau jangan-jangan sebab alasan orang bau tanah yang tidak merestui kekerabatan kalian? Namun apabila sebab perbedaan agama, itu wajar. Tapi apabila sebab mengenai fisik, status, atau faktor usia itu yang sangat disayangkan. Apabila itu terjadi sanggup dipastikan bahwa memang mantan kalian saja yang tidak mau berusaha dan memang awalnya nggak suka sama anda.

Ingat kembali akan kalimat, Pacar yang baik yakni mereka yang ANTI menyampaikan kata BERPISAH. Apabila mereka bersikeras untuk berpisah itu tandanya mereka atau mantan kalian bukanlah orang yang baik. Karena pacar yang baik, anti mengucap kata berpisah dan selalu menciptakan kalian senang walau disaat mereka sibuk pun.

4. Jauhi keinginan untuk Bunuh Diri

Ketika susah move on dan air mata telah habis menetes, sakit hati yang mendalam akhir putus cinta niscaya menciptakan diantara kalian ada yang nekat untuk bunuh diri. Jika ada, aku ingin menghina kalian kalau, “Kalian itu banci, cacat, tolol, idiot, lemah, dan payah!!” Bangun woyy, sudah pagi juga! Matahari sudah mau terbit, ibadah sana minta akomodasi pada TUHAN.

Bunuh diri bukanlah jalan terbaik mengakhiri rasa sakit hati kalian, yang ada malah menambah penderitaan. Di dalam kubur kalian akan dicambuk atas dasar kebodohan kalian sendiri. Di neraka kalian akan habis-habisan dibully oleh para malaikat, diludahi, dibakar, dihidupkan kembali, diludahi lagi, dibakar lagi, dihidupkan lagi, begitu seterusnya.

Daripada kalian bunuh diri, lebih baik ingat dengan nomor 1, 2, dan 3 yang telah aku tuliskan di atas. Mumpung kalian masih bernafas gunakan sisa hidup untuk melaksanakan hal-hal yang baik. Siapa tau nantinya anda akan menemukan jodoh kalian yang nyata.

Sedikit harapan dan doa dari aku melalui artikel ini,

Semoga kedepannya hidup kita selalu bahagia. Amin.

Jika suka, bantulah dengan SHARE!! artikel ini.

Terimakasih juga sebab sudah bersedia dan rela meluangkan waktu untuk mampir di blog ini. Akhir kata salam \^o^/
Sumber http://www.ngeblogasyikk.id