Doa Tidak Terkabul Bukan Salah Tuhan, Tapi Diri Kita Sendiri

Pernahkah kalian berdoa tapi tidak terkabul? Sering? Ckckck kasihan.

Menurut saya,

Tuhan itu tau siapa saja orang yang harus dikabulkan doanya. Dan pastinya pilihan Tuhan selalu sempurna sasaran.

Beberapa dari anda pun juga baiklah dengan anggapan saya ini.

Coba kini tanya kepada diri kita masing-masing:

  • Seberapa besar kita mengeluarkan uang untuk membeli pulsa atau paketan internet daripada berinfak atau memasukkan uang ke kotak infaq?
  • Seberapa besar perjuangan kita dalam mendapat hati seseorang yang dicintai daripada hati Tuhan?
  • Seberapa besar keikhlasan kalian meluangkan waktu untuk pacar atau bermain dengan sahabat daripada sedikit waktu untuk beribadah?
  • Seberapa sering kita pergi ke daerah nongkrong atau warnet daripada ke daerah ibadah?
  • Seberapa cepat respon kalian mendapat panggilan kerja atau pacar daripada panggilan adzan?

 Pernahkah kalian berdoa tapi tidak terkabul Doa Tidak Terkabul Bukan Salah TUHAN, Tapi Diri Kita Sendiri

Saya sadar dengan kesalahan saya dan saya juga bukan orang yang SUCI! Disini saya juga sedang mencar ilmu untuk memperbaiki diri. Belajar dari pengalaman, teman, orang tua, pasangan, lingkungan, dan diri sendiri (moral, perilaku, etika). Dan mencoba untuk mengetahui alasan Tuhan tidak mengabulkan doa yang saya panjatkan.

Pasti ada dari kalian yang merasa sudah sering melaksanakan apa yang Tuhan perintahkan, tapi kalian menganggap bahwa Tuhan itu PHP (Pemberi Harapan Palsu) alasannya ialah doa kalian tidak terkabul. Sebenarnya PHP muncul alasannya ialah kita selalu TMB (Terus Menerus Berharap). Lol. *bercanda

Tuhan memang bahagia apabila hamba-Nya selalu memanjatkan doa kepada-Nya, tapi Tuhan tidak suka dengan kalian yang suka mengeluh tanpa adanya keikhlasan dalam berdoa.

Ada 3 cara Tuhan mengabulkan doa kita selama ini.

  1. Ketika berfirman ‘ya’ Dia mengabulkan doa kita yang bermanfaat. (Langsung terkabul)
  2. ‘tunggu’ Dia akan menawarkan yang terbaik asalkan kita mau bersabar dan tawakal. (Ditunda)
  3. ‘tidak’ dan Dia akan menawarkan sesuatu yang lebih baik dari doa kita (Diganti dengan lainnya)

3 cara di atas ialah bagi kalian yang BENAR-BENAR BERIMAN. Tapi bagi kita yang kurang imannya, kenapa harus protes dengan apa yang selama ini Tuhan berikan? Realitanya, kita sendiri ibadahnya masih naik turun. Ckckck

Jadi, apa masih ‘ngeyel’ dan mengeluh dengan keadaan kita kini ini? Miskin sebetulnya bukanlah sebuah musibah, melainkan cara Tuhan untuk menguji seberapa besar rasa cinta kita kepada-Nya. Soal perasaan kepada orang yang dicintai saja besarnya minta ampun, eh kepada Penciptanya malah NOL. Hei BANGUN!! SADARLAH!! Takut pacar murka alasannya ialah tidak bisa menawarkan apa yang dia minta, tapi sama Tuhan malah santai-santai aja. Apa harus ke neraka kini biar rasa takut kita kepada Tuhan itu gres muncul? Ckckck Naudzubillah

Mulai sekarang, Ayo introspeksi diri. Santai saja, insya Tuhan saya juga tidak hanya besar dimulut, eh ditulisan ini maksudnya. Saya juga ingin menjadi langsung yang baik, bermanfaat, dan pastinya jauh dari Dosa. So, mari kita bantu-membantu dari kini untuk:

  • Menjauhi sifat mengeluh
  • Selalu berpikiran positif
  • Ikhlas membantu sesama
  • Jangan lupa waktu ibadah, dan
  • Mencintai Tuhan melebihi cinta kita kepada makhluk-Nya.

————

Sekian dari saya. Ingat bahwa artikel-artikel di blog ini merupakan sebagian besar anutan pikiran langsung saya. Jika ada salah dalam menulis atau memberikan artikel ini saya minta maaf sebesar-besarnya. Silakan menghujat, tapi dalam hati saja. Karena kita tau bahwa insan niscaya mempunyai salah.

Jika suka dengan artikel ini, silakan share kepada kerabat-kerabat kalian.

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam \^o^/


Sumber http://www.ngeblogasyikk.id