Gangguan Pada Telinga


Gangguan pada pendengaran menimbulkan ketulian atau kekurangtajaman pendengaran. Apa penyebab dari gangguan pendengaran tersebut? Ada dua penyebab gangguan telinga, yaitu gangguan penghantar bunyi dan gangguan saraf. Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh gangguan saraf dan gangguan penghantar bunyi bisa diatasi menggunakan alat pendengaran buatan. Alat ini bisa memperbesar gelombang suara sebelum bunyi masuk ke telinga. Ada bermacam gangguan telinga, yaitu:

  • Ganguan pendengaran disebabkan oleh luka pada pendengaran episode luar yang telah terinfeksi atau otitis sehingga mengeluarkan nanah. Gangguan ini dapat bersifat permanent jikalau terjadi infeksi yang sangat parah. Penderita ini harus segera memeriksakan telinganya pada dokter semoga bisa cepat disembuhkan.
  • Penumpukan kotoran sehingga menghalangi getaran bunyi untuk hingga ke gendang telinga. Oleh karena itu, kita harus membersihkan pendengaran dari kotoran dengan kapas minimal satu kali dalam seminggu.
  • Kerusakan gendang telinga, misalnya gendang pendengaran pecah. Pecahnya gendang pendengaran bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu kapasitas bunyi yang didengar terlalu berpengaruh dan terkena suatu benda yang tajam, misalnya membersihkan pendengaran dengan peniti atau lidi sehingga menyentuh gendang pendengaran dan menimbulkan gendang pendengaran menjadi sobek. Gendang pendengaran sangat tipis sekali.
  • Otosklerosis, ialah kelainan pada tulang sanggurdi yang ditandai dengan gejala tinitus (dering pada telinga) saat masih kecil.
  • Presbikusis, ialah perusakan pada sel saraf pendengaran yang terjadi pada usia manula.
  • Rusaknya reseptor pendengaran pada pendengaran episode dalam jawaban dari mendengarkan bunyi yang amat keras.