Surat Terbuka Untuk Para Koruptor

Surat Terbuka Untuk Para Koruptor – Bukannya saya iri dengan harta dan kedudukan yang kalian miliki, tapi hati ini menyampaikan bahwa tindakan tersebut menawarkan bahwa sebetulnya kalian itu BODOH dan hidup didalam ke- SIA-SIA -an.

Definisi atau pengertian Koruptor yaitu orang yang mengaku pandai tapi sebetulnya bodoh, bahkan melebihi binatang. (Versi )

Kita tau bahwa 2 hari lagi menjelang peringatan Hari ANTI KORUPSI, tepatnya tanggal 9 Desember. Makara berhubung punya blog, ingin sekali menulis apa yang menjadi unek-unek saya mengenai para koruptor. Apabila perkataan saya sedikit kasar, sebetulnya itulah bentuk faktual wujud ‘kalian’ (para koruptor). Berikut unek-unek saya:

 Bukannya saya iri dengan harta dan kedudukan yang kalian miliki Surat Terbuka Untuk Para Koruptor

……

Hai, saudaraku sebangsa dan setanah air yang katanya mengaku pro dengan rakyat tapi malah main serong dan berani mencuri hak-hak mereka. Salam kenal dari saya, selaku admin blog ini.

Bagaimana kabar kalian? Baik, sehat, atau sedang merasa takut lantaran dikejar-kejar masalah? Saya sendiri Alhamdulillah dalam keadaan sehat.

Oh iya. Bagaimana keadaan orang tua, suami atau istri, anak, dan cucu? Sehat juga atau malah sedang menyesali kesedihan lantaran kelakuan jelek kalian? Semoga saja mereka baik-baik saja, lantaran saya sendiri merasa tidak terima apabila mereka dirundung sedih akhir keBODOHan kalian sendiri.

Oh iya, saya yakin sebagian dari kalian yaitu orang pintar, berpendidikan tinggi, dan berpengetahuan luas. Saya ingin menanyakan sesuatu dengan kalian, “ilmu kalian yang miliki niscaya banyak dan pendidikan pun juga tinggi, tapi apakah ilmu dan pendidikan itu tidak pernah mengajari mengenai aturan tertinggi di alam ini? Tau kan aturan alasannya yaitu akibat? Itu hlo aturan mengenai kepastian, ‘apa yang kamu tanam, itulah pula yang akan kamu tuai / sanggup / rasakan’. Itu yaitu aturan Yang Mahakuasa maupun alam yang hingga dikala ini tidak ada insan satu pun yang sanggup menghindarinya. Tau kan? Andai kalian tidak tau dan paham, berarti saya yakin bahwa sebetulnya kalian yaitu orang BODOH yang berpura-pura menjadi orang pintar. Karena intinya orang pandai yaitu mereka yang tidak mau dan tidak berniat untuk masuk ke dalam jurang berbahaya, meminum racun, dan tidak menanam buah mangga yang menghasilkan ‘cabai atau buah anggur’ (karena jelas-jelas berbeda).

Saudaraku, apa kalian lupa bahwa kalian itu yaitu seorang suami dari istrimu, ayah dari anakmu, dan kakek dari cucumu. Apakah tega melihat mereka bersedih, aib lantaran dihina, frustasi, dan merusak kebahagiaan masa depan mereka lantaran terbongkarnya perilaku dan pemikiran wangi kalian selama ini? Apa kalian tidak membayangkan pula dengan kesedihan dan sakitnya orang renta kalian di sana sehabis tau bahwa kelakuan anaknya lebih rendah dari seekor binatang? Entahlah. Mungkin saja mereka berpura-pura tersenyum dan membela kalian dikala berada di sebuah dingklik pengadilan, tapi di dalam hati, mereka menahan aib dan sakit hati di depan banyak orang atas alasannya yaitu akhir keTAMAKan kalian. Dan dari hal itu pula bahwa sebetulnya kalian yaitu orang yang telah GAGAL menjadi seorang suami, ayah, maupun kakek.

Saudaraku, mungkin kalian berpikir dengan harta yang melimpah dan kedudukan yang tinggi akan menciptakan kehidupan kalian menjadi mulia dan senang selamanya. Hanya orang BODOH yang berpikir demikian. Apa kalian tidak ingat dengan cerita kehidupan raja Firaun dan Qarun? Andai tidak ingat, silakan baca kembali. Oke, saya lanjutkan kembali. Kurang tinggi apa kedudukan raja Firaun? Kurang banyak apa kekayaan harta yang dimiliki oleh Qarun? Tapi kita semua tau dengan nasib jelek yang dialami pada saat-saat mereka terakhir atau meninggal. Apa mau, saya samakan kalian dengan mereka?

Saudaraku, kalian niscaya tau bahwa orang yang telah tiada tidak akan membawa hartanya ke alam kubur atau akhirat, hanya amalan baik dan jelek yang akan kalian bawa di sana. Banyak amalan baik kalian masuk ke surga, dan banyak amalan jelek kalian masuk neraka.

Harta yang diperoleh dengan cara yang jelek sama saja dengan menikmati barang haram dan itu sama saja kalian menjalani hidup dengan SIA-SIA. Kalian itu orang pandai atau BODOH? Apabila yakin bahwa diri kalian itu pintar, harusnya tau bahwa hidup di dunia ini hanya sebentar. Karena pada umumnya, tidak ada satu pun insan yang tau kapan dirinya akan tiada.

Saudaraku, saya juga tau bahwa hidup di dunia ini memang membutuhkan uang atau harta, tapi saya meyakini juga bahwa uang atau harta hanya sebagai mediator kita untuk mencukupi kebutuhan, namun bukan untuk mencapai tujuan yang ‘sebenarnya’ (kebahagiaan dunia dan akhirat).

Saudaraku, mau hingga kapan kalian menyerupai ini. Layaknya orang kelaparan yang tidak pernah makan berhari-hari? Kalian itu sudah cukup kaya, berhentilah sekarang. Bertobatlah, lantaran pintu maaf selalu terbuka lebar-lebar sebelum malaikat Izrail mencabut nyawamu.

Saudaraku sebangsa dan setanah air, mungkin hanya ini yang sanggup saya utarakan dan tulis untuk kalian. Ingatlah suatu hal, bahwa keluarga, teman, dan ‘kami’ (masyarakat) akan selalu mendukung niat baikmu untuk menjelma orang ‘normal’ (sudah bertaubat). Jaga baik negara ini, junjung kearifan dan kejujuran, dan ingatlah akan aturan alasannya yaitu akibat. Serta jangan SIA-SIA kan kehidupanmu dan jadilah sosok yang menjadi panutan keluarga, teman, masyarakat, bahkan hingga mancanegara.

Salam hangat dari salah satu rakyatmu yang menolak Kebiadaban KORUPSI.

……

Begitulah isi Surat Terbuka Untuk Para Koruptor dimana pun kalian berada. Semoga anda lekas sembuh dari kesakitan anda dikala ini. Amin.

Jika suka dengan artikel ini, silakan SHARE!

Terimakasih juga telah mengunjungi blog ini. Akhir kata salam \^o^/
Sumber http://www.ngeblogasyikk.id