Hati-Hati Modus Penipuan Kecelakaan Anak

Hey sobat blogger, kali ini saya akan dongeng perihal Modus Penipuan yang baru-baru ini dialami ibunda saya sendiri. Modus penipuan ini sudah terjadi yang ke dua kalinya dalam keluarga saya, dan yang paling cemas ibu saya.

 Modus penipuan ini sudah terjadi yang ke dua kalinya dalam keluarga saya Hati-Hati Modus Penipuan Kecelakaan Anak

Kejadian yang pertama ialah sekitar 3 tahun yang lalu, sekitar jam 02.30 pagi ada yang telphone ke no, handphone ibu saya, dan dikala itu situasinya kita yah sedang tidur. Ketika pelaku menelphone eksklusif terdengar ada bunyi perempuan menangis, dan sontak ibu saya eksklusif menyebut nama mbak sepupu saya, dan eksklusif cemas gitu.

Yang kedua gres bencana kemarin (23/11/15) dan yang itu ibu saya sedang menjaga bayi, pagi itu ada yang menelphone ibu saya dan eksklusif menyampaikan jikalau ia dari pihak kepolisian dan menyampaikan anaknya kecelakaan.

Yah, sontak lagi ibu saya eksklusif menangis histeris dan cemas. Namun ibu saya masih sedikit curiga alasannya ialah pelaku sempat menyampaikan “Ibu jangan kasih tahu siapa-siapa dulu yah bu, biar saya jelaskan dulu” dengan perkataan sipelaku tersebut sontak ibu saya curiga dan eksklusif mematikan komunikasi dengan sipenipu.

Dan ibu saya dengan sigap eksklusif menelphone saya, dan dengan nada cemas ia menelphone saya. Beruntung dikala itu saya tidak dalam keadaan dinas pekerjaan, dikarenakan libur. Makara saya eksklusif menemui ibu saya dan eksklusif menjelaskan semuanya dan biar ibu saya lebih berhati-hati.

Dari dongeng dan pengalaman saya tersebut sanggup kita ambil kesimpulan bahwa kita harus berhati-hati ketika ada telephone masuk dan kita tidak kenal telphone tersebut. Apalagi dengan gaya dan ciri kas menyerupai dongeng saya diatas tadi.

Dalam kasus ini saya mengambil beberapa kesimpulan :

  1. Jangan gampang percaya dengan kabar jelek yang diberikan oleh orang yang tidak kita kenal, apalagi via telphone dan tidak terperinci pulak cara bicaranya namun tetap saja dalam keadaan cemas terkadang kita gampang percaya, namun sobat harus lebih berhati-hati, apa lagi hingga harus mentransfer sejumlah uang.
  2. Kalaupun terlanjur cemas akan kabar sesuatu, setidaknya sobat masih dalam keadaan kepala cuek dan tentunya sobat dongeng dengan keluarga terdekat, dan sempatkan diri untuk menelphone anak sobat sendiri eksklusif untuk memastikannya saja. Agar tidak tertipu.
  3. Mulailah sebarkan isu ini semoga tidak ada lagi sobat kita yang tertipu, saya yakin diluar sana sudah banyak sobat kita yang telah menjadi korban penipuan ini. Kita harus berhati-hati, dan semoga bermanfaat.. 🙂
Baca Juga:  Cara Transfer Kuota Axis Ke Sesama, Xl Dan Operator Lain Terbaru 2018


Sumber https://www.iwanberbagi.com